Bahan bakar tubuh

Salah satu faktor  yang menjadi penyebab utama penurunan kapasitas perfoma tubuh saat beraktivitas fisik  seperti berolahraga selain karena  berkurangnya jumlah cairan dari dalam tubuh juga disebabkan oleh berkurangnya jumlah simpanan glukosa (energi) tubuh.

Glukosa merupakan nutrisi karbohidrat terpenting karena  mempunyai fungsi utama  sebagai penyedia energi bagi  berbagai aktivitas fisik tubuh. Berfungsi sebagai ‘bahan bakar’ utama dalam proses metabolisme energi, menjadikan simpanannya  di dalam aliran darah (blood glucose), otot dan hati (glikogen)  menjadi salah satu faktor penting yang menentukan performa tubuh saat melakukan  olahraga intensitas tinggi bertenaga, olahraga ketahanan (endurance) ataupun juga olahraga kombinasi keduanya seperti sepakbola, tenis, bola basket ataupun bulutangkis.

Produksi energi

Mengkonsumsi air putih yang telah ditambahkan karbohidrat glukosa terbukti dapat membantu meningkatkan performa olahraga.1,2 Karena merupakan karbohidrat dengan bentuk molekul yang paling sederhana, glukosa mudah diserap  dan dapat cepat menyediakan energi bagi sel-sel  tubuh.

Di dalam tubuh konsumsi  glukosa dapat  menghasilkan laju produksi energi yang besar hingga 1 gram per menit.3  Dan manfaat lebih akan didapatkan apabila glukosa ini dipadukan karbohidrat jenis lain seperti sukrosa atau fruktosa, karena selain akan membantu  mempercepat proses penyerapan cairan ke dalam tubuh  kombinasi antara glukosa-sukrosa atau glukosa-fruktosa ini juga akan menghasilkan laju produksi energi yang lebih besar di dalam tubuh hingga mencapai 1.3 gram per menit.4,5,6

Hidrasi dengan glukosa

Salah satu cara yang di rekomendasikan agar secara simultan dapat  membantu   mencegah dehidrasi  serta    menjaga  laju produksi energi   sehingga   performa olahraga dapat dipertahankan adalah dengan mengkonsumsi air putih yang dilengkapi dengan  penambahan sedikit  karbohidrat seperti glukosa hingga konsentrasinya berada pada rentang 6-8% (gr/ml). Nilai konsentrasi ini adalah nilai yang paling ideal dimana proses penyerapan energi (karbohidrat) dan cairan dapat berjalan secara cepat di dalam tubuh.7

Dengan membantu menjaga level energi di dalam tubuh,  membantu menjaga metabolisme energi, menghemat pemakaian glikogen otot (glycogen sparring) dan memberikan energi bagi kerja otot,   konsumsi karbohidrat seperti glukosa pada saat sebelum dan sedang berolahraga terbukti dapat meningkatan performa olahraga, membuat tubuh tidak cepat lelah dan juga meningkatkan kapasitas endurance.8.9 Sedangkan konsumsinya  pada interval tidak lebih dari  2 jam setelah berolahraga dapat    mempercepat pengembalian simpanan energi ke dalam tubuh (resintesis glikogen) sehingga membantu mempersingkat masa recovery.10

Pengaruh konsumsi air putih yang ditambahkan karbohidrat glukosa terhadap performa olahraga.

tabel-performa

Ref:
1. Nig J of Physiol Science: 20(1-2): 43-47. 2005. 2.Eur J.Appl Physiol.Vol 68, No.4.345-349. 1994 3. Am.J of Cli Nutrition; 76(1):5-56. 2002 4. Sports Drinks: Basic and Practical Aspects. CRC Press.2001 5. Med & Sci in Sports & Amp; Exercise. Vol. 36 No. 9 .1551-1558. 2004   6.  Metabolism, clinical and experimental . Vol. 54 No.5, pp. 610-618. 2005  7.American College of Sports Medicine. Position Statement on Exercise  and Fluid Replacement. Med. Sci. Sports Exerc. 2007  8.  J. Appl. Physiol. 65(4): 1703. 1988 9. Med. Sci. Sports Exert Vol. 24, No. 9 Supplcmcnt, pp- S324-S330, 1992 10. J. Appl. Physiol. 64(4): 1480-1485. 1988